GURU JAKARTA MENULIS

GURU JAKARTA MENULIS

Oleh : Muhammad Yasin, M.Pd., C.H., CIBT

Alhamdulillah, rasa syukur yang tiada henti mengalir dari lubuk hati saya. Terlebih lagi, dua hari spesial di Jakarta, 23 dan 24 April 2026, telah menorehkan tinta emas dalam perjalanan saya sebagai seorang pendidik dan juga kini, yang sedang belajar menjadi seorang penulis.

Melalui program luar biasa oleh Gliter Jak, saya dan kawan- kawan yang lain berkesempatan menyelami dunia kepenulisan opini di bawah bimbingan para guru dari media ternama, yaitu Jawa Pos.

Di sana, tak sekadar diajarkan teknik merangkai kata demi kata, tapi kami juga dibekali kunci untuk menyajikan gagasan yang jernih, tajam, dan tentu saja, bertanggung jawab.

Keberuntungan semakin berpihak pada saya tatkala tulisan opini saya yang berjudul “TKA, Petunjuk Arah atau Beban Mental Siswa?” terpilih untuk dimuat di Jawa Pos pada hari pertama pelatihan. Judul aslinya, yang bernada sedikit lebih emosional, “TKA, menuntun masa depan atau menghancurkan Psikologis siswa?”, pun dengan jeli disempurnakan oleh tim Jawa Pos, mengasah pesannya agar lebih lugas dan efektif.

Bukan tentang seberapa pandai saya atau kawan-kawan saya di bidangnya, tetapi ini tentang sebuah kesempatan istimewa. Kolaborasi yang baik antara Gliter Jak dan Jawa Pos tak hanya menyodorkan ilmu, tetapi juga wadah untuk menuangkan unek-unek kami, memberikan ruang agar suara-suara kami, para pendidik, terdengar lebih luas. Ini adalah sebuah kebanggaan tak terlukiskan, suntikan rasa percaya diri yang dahsyat bagi kami untuk terus mengasah kemampuan menulis.

Di tengah gempuran narasi-narasi negatif yang kian masif, kami bercita-cita untuk dapat menghadirkan warna-warna baru dengan tulisan-tulisan opini yang positif, yang tak hanya memberi wawasan, tetapi juga mampu menjadi penyeimbang yang menyegarkan.

Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gliter Jak atas ruang pelatihan yang telah disediakan, juga kepada segenap jajaran direksi, tutor, dan tim Jawa Pos yang telah berbaik hati berbagi ilmu dan membuka ruang media untuk mempublikasikan karya-karya kami. Semoga segala jerih payah ini menjadi amal ibadah yang tak terputus.

Perlu diingat, tulisan memiliki kekuatan untuk membangun sekaligus meruntuhkan. Pilihan kini ada di tangan kita, akankah kita menggunakan tinta untuk mengukir kebaikan atau justru menyebarkan perpecahan? Mari kita bijak dalam menulis, mari kita gunakan pena untuk menciptakan perubahan yang positif bagi dunia.

Informasi Lebih Lanjut?

Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut tentang layanan kami.

Hubungi via WA